05 September 2022

Konsolidasi TPP Kab. Keerom dan BPJS Kesehatan dalam Pendampingan Masyarakat

 

Kabupaten Keerom. Senin (05/09/2022), Tenaga Pendamping Profesional P3MD Kabupaten Keerom telah menghadiri undangan dari BPJS Kesehatan sehubungan dengan sosialisasi dan konsolidasi kewajiban pendaftaran kepesertaan aparatur kampung di Kabupaten Keerom. Kegiatan ini disambut baik oleh para pendamping yang mana dalam kesehariannya melaksanakan pendampingan di kampung-kampung sesuai dengan Kepmendesa PDTT No 40/2021 tentang Juknis Pendampingan Masyarakat Desa bagi Tenaga Pendamping Profesional (TPP).

                             
Kegiatan ini dihadiri 30 orang peserta, dengan narasumber, antara lain Bapak Ferdinan Samosir selaku Kepala BPJS Kesehatan Kab. Keerom, Bapak Djamal Adriansyah selaku Kepala Cabang BPJS Kesehatan Jayapura bersama tim dari Kantor BPJS Kesehatan Kotaraja, Bapak Henry selaku Sekretaris DPMK Kab. Keerom beserta staf dan Ibu Evangelin Ruby selaku perwakilan dari Tim TAPM (Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat) Kabupaten Keerom.


Dari pemaparan data dari pihak BPJS Kesehatan, dari 91 kampung di Kab. Keerom, yang sudah terdaftar sebanyak 75 kampung, dengan 271 peserta serta total anggota keluarga aparat desa yang terdata sebanyak 204 jiwa. Sedangkan 16 kampung belum terdata atau belum terekap dalam sistem. Bapak Tiel, PD Distrik Skanto, menyampaikan aspirasi dari aparatur kampung dalam sesi tanya jawab, “aparatur kampung bilang bayar BPJS Kesehatan rumit”. Hal ini langsung dijawab oleh Ibu Susan dari pihak BPJS Kesehatan sebagai berikut, “setelah penarikan dana dari Bank BRI, aparat kampung bisa langsung ambil surat pengantar di Kantor BPJS Kesehatan Arso II, lalu langsung menyetor ke rekening penampungan di Bank Papua.    Di dalam surat pengantar sudah ada nomor rekening yang harus disetorkan dan jumlah yang harus disetorkan. Setelah menyetor di bank, bukti setoran dapat dikirim via WA ke petugas BPJS Kesehatan untuk direkap. Untuk itu kami minta bantuan teman-teman pendamping untuk mengedukasi para aparat kampung di tempat dampingan masing-masing”. Dalam kesempatan ini juga, pihak BPJS Kesehatan berinisiatif membuat grup WA Pendamping Desa dan BPJS Kesehatan, "hal ini untuk membantu mempermudah kita dalam berkoordinasi,jelas Ibu Susan dan disambut baik oleh para Pendamping Desa.

“Bagaimana dengan dana ADD, pak ?“, tanya Ibu Supartini, PLD Distrik Arso. “Untuk ADD, dananya sudah ada, sementara menunggu pengantaran DD oleh Bapak Bupati dalam waktu dekat. Pengantaran rencananya dimulai dari wilayah tiga, di Distrik Waris”, terang Bapak Sekretaris DPMK Kab. Keerom menutup sesi tanya jawab di siang itu. Kegiatan ditutup dengan foto bersama semua peserta dan narasumber.



Dokumentasi : Eni Rohmatin-BPJS Kesehatan, Indah Irnawati (PD Distrik Senggi), Evangelin Ruby Fortuna (TAPM)

Penulis : Evangelin Ruby Fortuna - TAPM Kab. Keerom



 

 

 

 

No comments:

Post a Comment

Salam APIK, sobat desa. Ko kasi komen yang sopan, tong hormat.
Terima Kasih.