29 April 2024

Yuk Bisa yuuk... Wujudkan Kampung Mandiri Listrik!

Arso, 29 April 2024 

Baru-baru ini, di kanal Youtube Bobon Santoso, seorang influencer rela menjual mobil mewahnya dan hasilnya untuk dipakai memasak makan siang di kampung-kampung perbatasan Papua-PNG menjadi perbincangan netisen di dunia maya. Tidak terluput warga Keerom dan sekitarnya juga membahas tindakan terpuji itu, karena beliau juga menyempatkan diri memasak di Kampung Banda, Distrik Waris, Kabupaten Keerom. Bapak Bobon Santoso kaget karena tidak ada Listrik di kampung ini.

Di sisi lain, jauh-jauh hari, para peneliti ilmu sosial dan masyarakat telah sepakat bahwa Listrik merupakan salah satu dari hak asasi manusia yang mendasar. Bahkan Bank Dunia dalam salah satu pernyataannya menyatakan bahwa Listrik merupakan salah satu kebutuhan dasar Masyarakat (United Nations Organizations 2011, 6539th Meeting, Security Council).

Merujuk pada data Badan Pusat Statistik Kabupaten Keerom Tahun 2023, jumlah pelanggan PLN selama kurun lima tahun terakhir mengalami peningkatan 7,61% dibandingkan tahun sebelumnya. Dari jumlah 19.580 pelanggan menjadi 21.072 pelanggan.

Sumber : Keerom Dalam Angka, BPS Kabupaten Keerom 2023

Pada tabel di atas dapat terlihat beberapa kecamatan/distrik bahkan sama sekali tidak ada akses listrik. Hal ini dikarenakan banyak hal, salah satunya medan yang sulit. Namun, sulit bukan berarti tidak mungkin. Melalui hadirnya Dana Desa, kampung-kampung dapat berinovasi sesuai tujuan nomor tujuh SDGs Desa, yakni Desa berenergi bersih dan terbarukan.
Kampung yang berenergi bersih dan terbarukan adalah salah satu tujuan SDGs Desa yang bertujuan menjamin warga kampung memiliki akses terhadap energi terbarukan yang andal, terjangkau dan berkelanjutan.

Untuk mencapai kampung berenergi bersih dan terbarukan perlu dilakukan upaya-upaya antara lain sebagai berikut :
  1. Sosialisasi dan edukasi. Sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat perlu dilakukan terus menerus untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya energi terbarukan yang layak.
  2. Peningkatan akses energi terbarukan, misalnya dengan membangun infrastruktur energi terbarukan.
  3. Pengelolaan dan maintenance energi yang baik, seperti melakukan penghematan energi dan mengoptimalkan penggunaan energi. 
Kenapa harus energi terbarukan ? karena energi terbarukan menggunakan potensi alam/ geografi dan karakteristik kampung yang tersedia secara gratis di kampung. Sebagai contoh, sinar matahari, angin, biogas,dan air. 
Tujuan pembangunan berkelanjutan kampung berenergi bersih dan terbarukan ini sangat penting dan mengurangi ketergantungan pada energi fosil yang tidak terbarukan, seperti Solar yang sering digunakan sebagai bahan bakar mesin diesel dan genset di kampung.

Contoh pengaplikasian Panel Surya

Untuk maksud tersebut, Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Kampung, Tenaga Pendamping Profesional P3MD Kemendesa PDTT, sektor swasta dan masyarakat dapat bekerja sama dalam mewujudkan desa yang inklusif, berkelanjutan dan mampu menghadapi tantangan masa depan sesuai kearifan lokal kampung masing-masing. Dengan menjadi kampung berenergi bersih dan terbarukan, masyarakat Kabupaten Keerom tidak hanya berkontribusi pada mitigasi perubahan iklim, tetapi juga agenda pembangunan tingkat lokal.
Peningkatan kualitas hidup, penciptaan lapangan kerja, dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan adalah salah satu target capaian SDGs Desa nomor tujuh. Desa yang berenergi bersih adalah investasi masa depan yang menguntungkan bagi seluruh komunitas. 

Contoh pengaplikasian Piko Hydro

Kenapa Dana Desa tepat untuk membiayai energi terbarukan di kampung ? 
  1. Dibolehkan oleh Kemendesa PDTT RI dengan tetap melalui kesepakatan dalam musyawarah kampung
  2. menghadirkan energi bersih di kampung
  3. mewujudkan kemandirian energi di kampung
  4. meningkatkan ekonomi kampung
Disamping itu terdapat tiga opsi model pembiayaan energi terbarukan melalui Dana Desa, yaitu : Jaminan investasi pembangunan pembangkit listrik berbasis energi terbarukan, biaya pembangunan pembangkit listrik berbasis energi terbarukan, dan biaya pemeliharaan pembangkit listrik berbasis energi terbarukan.

Dengan memanfaatkan sumber daya alam di sekitar kampung, masyarakat kampung dapat menjadi mandiri secara energi dan mengurangi ketergantungan pada energi non-terbarukan secara berkelanjutan.
(ERF) 



No comments:

Post a Comment

Salam APIK, sobat desa. Ko kasi komen yang sopan, tong hormat.
Terima Kasih.